Sabtu, 10 Desember 2011

Arifin Panigoro : Saya Akan Turun Tangan Atasi Kemelut PSSI


Pengusaha Arifin Panigoro menyatakan kesiapannya untuk membela pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menurutnya, kalau memang diperlukan, dia akan kembali turun tangan untuk membela PSSI.

“Kalau gangguannya semakin kuat, apa boleh buat. Saya akan turun lagi,” katanya kepada wartawan di sela peresmian Bank Saudara di Surakarta, Jumat, 9 Desember 2011. Namun demikian, tokoh utama yang berperan melengserkan Nurdin Halid dari jabatan Ketua Umum PSSI ini masih memberi kesempatan kepada Djohar Arifin dan jajaran pengurus untuk membenahi organisasi dan mempertahankannya dari gangguan pihak luar.

Sebagai salah satu pendorong perubahan di tubuh PSSI, Arifin menyatakan tidak akan tinggal diam melihat PSSI yang sedang dalam transisi perubahan ke arah yang lebih baik terus mendapat gangguan. Dia mengaku terus memantau situasi di tubuh PSSI.

Dia sendiri menilai wajar jika masih ada masalah dalam kepengurusan Djohar Arifin sekarang ini. Sebab, terbentuknya kepengurusan melalui mekanisme yang tidak biasa, yaitu harus melewati Kongres Luar Biasa yang digelar di Solo pada 9 Juli lalu. “Pergantian pengurus tidak dalam situasi yang biasa, melainkan dalam gejolak,” ucapnya.

Karenanya, wajar jika jalannya kepengurusan tidak langsung beres. Apalagi tidak berselang lama setelah dilantik, langsung dihadapkan pada persiapan Pra-Piala Dunia, SEA Games, dan keanggotaan.

“Belum lagi pengurus lama yang sekarang diganti, masih belum rela,” katanya. Dia mendukung Djohar Arifin untuk meneruskan langkah-langkah yang saat ini diambil, asalkan menuju perubahan sepak bola Indonesia yang lebih baik.

“Pengurus sekarang harus tetap konsekuen untuk perubahan sepak bola Indonesia,” dia mengingatkan. Yang jelas, dia terus memantau perkembangan dan siap untuk membela PSSI jika memang diperlukan.

sumber

Persipura Deadline DJohar and the Gank TURUN dalam waktu 3x24 jam


Pendukung fanatik Persipura Jayapura atau yang disebut Persipura Mania berunjuk rasa di kantor PSSI, Kamis (8/12/2011) untuk memprotes keputusan pencoretan tiim "Mutiara Hitam" itu dari Liga Champions Asia (LCA) 2012. Puluhan Persipura Mania yang tergabung dalan nama Aliansi Rakyat Papua se-Jawa dan Bali merasa keputusan itu telah melukai hati masyarakat Papua.

PSSI sendiri dinilai turut berperan dalam keputusan pembatalan hak Persipura sebagai klub yang mewakili bangsa dan negara Indonesia untuk berlaga di Liga Champions Asia. Para suporter menuangkan aspirasinya dalam Tiga Tuntutan Persipura (Tritura) yang diserukan pula dalam orasi.

Pertama, mereka mendesak kepada Djohar Arifin Husin, Bernhard Limbong, Sihar Sitorus, Saleh Mukadar, Usman Fakaubun, dan Widjajanto untuk segera menyatakan permohonan maaf kepada rakyat Papua secara berturut-turut selama lima hari di dua media massa elektronik nasional dan lima media cetak nasional.

Kedua, mendesak kepada Djohar Arifin Husin, Bernhard Limbong, Sihar Sitorus, Saleh Mukadar, Usman Fakaubun, dan Widjajanto, untik segera mengundurkan diri dari PSSI dan seluruh kegiatan persepakbolaan Indonesia dalam waktu 3x24 jam.

Ketiga, menyerukan kepada seluruh anggota PSSI, Pengprov PSSI se-Indonesia, Klub-klub peserta Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Divisi 1, Divisi 2, dan Divisi 3 untuk bersama-sama menyelamatkan PSSI yang kita cintai dengan menggelar kongres luar biasa PSSI dalam waktu sesingkat-singkatnya.

sumber

Skandal Pramugari yang Nakal dan Narsis

Gara-gara Ini Menjadi Heboh









 

Okto dan Wanggai Jadi Brand Ambassador Adidas


Adidas resmi menunjuk dua bintang muda Indonesia Oktovianus Maniani dan Patrich Wanggai sebagai brand ambassador.
Menurut Senior Brand Activation Manager Adidas Indonesia, Monica Ang, penunjukkan Patrich dan Okto sudah melewati seleksi dan pertimbangan yang banyak. "Kami tak perlu meragukan lagi passion mereka. Sebelumnya kami juga mengamati, dua pemain ini selalu menggunakan produk-produk Adidas meski belum menjadi brand ambassador kami," kata Monica di Plaza Pondok Indah, Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Dua brand ambasador Adidas itu resmi dikenalkan pada media. Mereka juga dipersilakan menjajal bola Adidas terbaru untuk Piala Eropa 2012, Tango 12. Dua pemain Papua ini diturunkan dalam sebuah pertandingan eksebisi bersama awak media.
Hasilnya, dua bintang timnas U-23 tersebut merasa Tango 12 sangat nyaman dan mudah dikontrol. "Akan sangat menguntungkan buat pemain seperti aku yang suka main cepat," sebut Wanggai. "Bola ini mudah dikontrol. Sangat memudahkan buat pemain yang suka men-drible bola," tambah Okto.
Turut hadir dalam acara ini artis Augie Stefanus, Darius Sinathrya, dan penyanyi Calvin Jeremy.

sumber

Stop Pura-Pura Puas di Ranjang!

BANYAK wanita membanggakan kemampuan mereka untuk pura-pura orgasme. Ini artinya, mengurangi kepuasan seks yang mungkin bisa diraih pasangannya.

Seorang peneliti di Temple University baru-baru ini menemukan, sekira 60 persen wanita berpura-pura klimaks setidaknya sekali selama bercinta. Jika Anda bagian dari mayoritas ini, konselor seks Ian Kerner mengatakan bahwa keterampilan Anda berakting tidak patut dibanggakan. Pura-pura orgasme hanya menjadikan Anda pembohong besar.


Pada dasarnya, banyak alasan wanita pura-pura puas; lelah, bingung, cemas, atau stres. Sebagian wanita merasakan nyeri selama hubungan intim atau tidak pernah mengalami klimaks sehingga mereka terpaksa memalsukan orgasme.

Sebagian pakar seks mengatakan bahwa tindakan demikian tidak masalah, tetapi hanya pada kesempatan yang sangat langka, misalnya malam pertama ketika Anda berhubungan seks dengan seseorang untuk pertama kali.

"Banyak wanita tidak orgasme ketika pertama kali tidur dengan seorang pria. Jika Anda baru pertama kali berhubungan seks dengan seorang pria, mungkin, mungkin saja, Anda bisa pura-pura orgasme," kata Ian, seperti dikutip Yourtango.

Tetapi, bukankah berpura-pura orgasme kadang baik untuk hubungan, apalagi untuk mempertahankan ego pria? Tentu saja tidak, tegas Kerner dan seksolog Isadora Alman.

"Pria tidak akan panik ketika Anda tidak merespon ajakannya untuk bercinta. Mereka jauh lebih mungkin untuk panik jika mereka tahu Anda pura-pura orgasme," jelas Ian.

Isadora mengatakan, satu-satunya jalan menuju orgasme sebenarnya adalah berbicara dengan pasangan soal kesulitan Anda, apalagi jika Anda sering pura-pura orgasme. Tunggu sampai Anda berdua tidak di tempat tidur, lalu ekspresikan apa yang Anda butuhkan untuk mencapai klimaks.

"Banyak pria akan melihatnya sebagai surat dakwaan. Anda bisa menyampaikan prolog seperti, "Ini bukan berarti aku tidak mencintaimu. Ini bukan berarti kamu buruk di ranjang atau aku tidak puas dengan ukuran ‘adik kecil’ mu…," kata Isadora.

Jika Anda tahu apa yang memuaskan Anda, tunjukkan dengan lembut kepada pasangan, misalnya Anda membutuhkan vibrator, foreplay lebih lama, dan sebagainya. Pasalnya, Anda tidak akan mendapatkan apa yang Anda inginkan kecuali Anda memintanya.

"Setiap Anda memalsukan orgasme, Anda merendahkan diri dan hubungan pada saat bersamaan,” tukas Ian.

sumber

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Agung Nugroho | Bloggerized by Beyuk - Premium Blogger Themes | Holigans